Wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat adalah representasi dari masyarakat. Mereka nantinya akan menjadi wakil kita dalam membuat berbagai kebijakan. Jika kebijakan yang dibuatnya tidak berpihak pada rakyat, maka dapat dipastikan yang akan mendapatkan akibatnya lebih banyak lagi. Ini termasuk dengan persoalan poligami.

Ternyata tidak sedikit dari anggota dewan yang saat ini aktif ternyata melakukan dan menjadi pendukung poligami. Tidak ketinggalan juga calon anggota legislatif pada pemilu 2009. Bisa anda bayangkan bagaimana jika mereka menjadi anggota dewan? Selama ini pelaku dan pendukung poligami berusaha berlindung dari dogma agama, khususnya Islam dan memanfaatkan kelemahan kebijakan di Indonesia. Padahal, dampak negatif dari praktek tersebut lebih jelas, baik secara sosial dan ekononomi terhadapa kehidupan perempuan.

Silahkan lihat saja daftar di bawah, semoga tadi pagi anda tidak salah pilih. Oh iya, daftar ini dibuat oleh Solidaritas Perempuan Indonesia.

NamaPartaiAsal/WilayahKeterangan
Akhmad MuqowamPPPpelaku
Endin J. SoefiharaPPPJawa Baratpendukung
H. SyahrialPPPRiaupelaku
Usamah Muhammad Al HadarPPPJawa Timurpendukung
Djuhad MahjaPPPpelaku
H. Abraham LungganaPPPDKI Jakartapelaku
Daday HudayaDemokratJawa Baratpelaku
Balkan KaplaleDemokratJawa Timurpelaku
Dr. H. Daud Rasyid, MAPKSSumatera Utarapendukung
Didin AmarudinPKSpelaku
Tifatul SembiringPKSSumatera Utarapelaku
Anis MattaPKSSulawesi Selatanpelaku
ZulkieflimansyahPKSBantenpelaku
Hidayat NurwahidPKSJawa Tengahpendukung
Effendy ChoiriePKBpendukung
A.M FatwaPANDKI Jakartapelaku
Arbab PaproekaPANMaluku pelaku
Ali Mochtar NgabalinPBBSulawesi Selatanpelaku
Nursyamsi Nurlan PBBSumatera Baratpelaku
Agun GunanjarGolkarJawa Baratpelaku
Anwar FattaPDI-PSulawesi Selatanpelaku