Catatan Dari Pelatihan Pemantuan Pelanggaran HAM terhadap Pengguna NAPZA

Syaldi Sahude

Hidup dengan berbagai pertanyaan, itulah aku. Pernah menjadi kuli panggul di Tn. Abang membuatku tahu kehidupan buruh. Pernah menjadi bagian eksekutif muda yang membuatku muak. Akhirnya si botak memilih menjadi seorang Ronin di dunia masyarakat sipil...!

You may also like...

2 Responses

  1. Hi Syaldi,

    Makasih tulisannya. Mayoritas aktivis HAM yang saya temui, belum menganggap permasalahan pelanggaan HAM yang dihadapi pengguna/pecandu NAPZA sebagai salah satu isu penting yang perlu diangkat. Mungkin karena belum mendalami benar latar belakang bagaimana seseorang bisa menjadi pengguna dan akhirnya menjadi pecandu. Semua ada hubungan dengan buruknya kebijakan NAPZA di Indonesia maupun Internasional, tidak melulu merupakan pilihan individu tersebut.

    Pelanggaran HAM pada pengguna/pecandu NAPZA telah terjadi belasan tahun tanpa ada pihak-pihak yang mengaku pemerhati/aktivis HAM yang melirik atau peduli.

    Semoga segera bisa masuk agenda kerja pihak-pihak yang berkecimpung di ranah HAM.

  2. adenk aljufrie says:

    sebenarnya krn pengguna napza tdk bersatu untuk melawan kezaliman,mrk hnya diam dan pasrah,dan stigmah dr masarakat yg melekat,yg di bangun oleh penguasa,bahwa kita adalah “sampah”.sudah saatnya kita bersatu untuk,untuk meluruskan cara pandang orang lain pada kita lewat wadah spt LGN kita manfaatkan sebaik mungkin,untuk kepentingan bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *