TIK
Informasi tanpa komunikasi tak akan berjalan. Komunikasi akan lebih mudah dengan Teknologi
Mendokumentasikan Proses Peradilan
1Dalam beberapa kegiatan pemantauan hak tersangka yang aku ikuti, baik sebagai trainer, supervisor maupun konsultan salah satu masalah yang muncul adalah minimnya ketersediaan informasi dari kasus yang dipantau. Sangat sedikit kasus yang kelengkapan informasinya mencukupi untuk membangun analisa pelanggaran. Masalah ini muncul karena sejak model pencatatannya tidak dibuat untuk mempermudah para pemantau untuk mencari informasi dan data yang dibutuhkan.
Dibawah ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pencatatan sebuah kasus yang sedang dalam proses peradilan. Bahan di bawah diambil Micro-Thesauri: A Tool for Documenting Human Rights Violation
- Komplain didaftarkan (oleh) pada (tanggal);
- Penyelidikan awal dilakukan oleh (jaksa, hakim);
- Surat pemberitahuan dikirimkan oleh (jaksa, hakim) meminta (tersangka) untuk hadir pada (tanggal) untuk memberikan pernyataan;
- Pernyataan didaftarkan oleh (tersangka) pada (tanggal);
- (Tertuduh) melepaskan hak untuk mendaftarkan pernyataan kontra pada (tanggal);
- (Hakim) memutuskan tidak ada kemungkinan penyebab pada (tanggal);
- Surat penangkapan dikeluarkan dan jaminan ditentukan (sejumlah) oleh (hakim)
Akses Internet Dijamin Undang-undang di Finlandia
4Pagi tadi, aku membaca sebuah surat elektronik yang menarik di sebuah mailing list (milis) yang dikelola oleh HURIDOCS dan HREA. Surat tersebut berisi informasi bahwa Finlandia telah membuat regulasi (undang-undang) tentang akses internet bagi warga negaranya dimulai Juli 2009. Bahkan tidak tanggung-tanggung, pemerintah Finlandia juga menetapkan bahwa setiap warganya berhak untuk mendapatkan akses internet dengan kecepatan minimal 1 mbps. Itu artinya, sekitar 5,2 juta warga negaranya memiliki hak secara legal dan dijamin oleh negara untuk mendapatkan akses internet. Bahkan pemerintah Finlandia mentargetkan pada tahun 2015, kecepatan akses bisa mencapai 100 mbps!
Patut diacungi jempol keberanian pemerintah Finlandia meregulasi hal tersebut. Konsekuensi dari regulasi tersebut tentu saja adalah penyediaan dana dan infrastruktur untuk masalah akses tersebut. Ada kewajiban untuk melakukan berbagai upaya agar semua warga negaranya mendapatkan akses internet dengan mudah. Mungkin hal tersebut bukan yang sulit karena hampir 95% penduduk Finlandia memiliki akses internet. More >
Mengetahui Gempa dengan Browser Anda
1Banyak orang yang tidak tahu bahwa hampir setiap hari terjadi gempa di bumi ini, meskipun hampir keseluruhannya dalam skala kecil. Awalnya aku juga tidak bisa percaya bahwa setiap hari gempa di bumi ini. Namun setelah gempa beruntun yang terjadi Indonesia, membuatku berpikir ulang.
Setelah membaca beberapa bahan dari pencarian di Internet, aku baru mengetahui sedikit tentang masalah ini. Bumi ibarat makhluk hidup yang terus bergerak dan mengakibatkan terjadinya pergeseran lempeng. Pergeseran tersebut mengakibatkan pergesekan lempeng sehingga dapat menyebaban terjadinya gempa tektonik atau vulkanik. Bayangkan, setiap hari bisa terjadi 1000 kali gempa yang berskala 2 – 3 magnitude.
Untuk membuktikannya anda bisa mengunjungi situs US Geological Survey untuk mendapatkan informasi tersebut. Selain itu, anda juga bisa mendapatkan informasi tentang kejadian gempa melalui browser anda. Syaratnya anda harus menggunakan Mozilla Firefox atau Flock sehingga dapat menginstall add-ons eQuake Alert di browser tersebut. eQuake Alert memberikan informasi terkini More >
Mencoba Senayan, Aplikasi Perpustakaan
10Sudah lama benar aku mendengar tentang satu aplikasi open source pengelolaan perpustakaan yang diberi nama Senayan On-line Publishing Acces Catalog. Kalau tidak salah, sekitar tahun 2007 seorang teman memberikan informasi tentang aplikasi ini ini namun baru dua bulan terakhir ini mencoba sendiri. Sebelumnya, aku sudah mendorong perpustakaan Yayasan Jurnal Perempuan untuk menggunakan aplikasi ini. (more…)
Akhirnya OpenEvsys Diluncurkan…!
1Setelah dikerjakan lebih dari satu tahun, akhirnya sebuah aplikasi web open source untuk pendokumentasian Pelanggaran Hak Asasi Manusia diluncurkan. Aplikasi ini diberi nama OpenEvsys merupakan pengembangan dari WinEvsys merupakan hasil kerja keras dari HURIDOCS International dan Respere. Sebelumnya, Gugus Kerja Dokumentasi dan Informasi HAM telah menguji cobanya dan memberikan beberapa masukan di dalam pengembangannya. (more…)


Komentar Anda