Instrumen Internasional Hak Asasi Manusia – Bagian 1

Syaldi Sahude

Hidup dengan berbagai pertanyaan, itulah aku. Pernah menjadi kuli panggul di Tn. Abang membuatku tahu kehidupan buruh. Pernah menjadi bagian eksekutif muda yang membuatku muak. Akhirnya si botak memilih menjadi seorang Ronin di dunia masyarakat sipil...!

You may also like...

6 Responses

  1. ii says:

    junjung tinggi HAM…….. dan jadilah bangsa yanng tinggi….

  2. kery says:

    boleh saya tahu kenapa sesetengah negara tertentu di dunia memberikan ratifikasi mereka keatas beberapa instrument hak asasi manusia antarabangsa sama ada yang bersifat ‘no binding effect’ dan ‘binding effect’.

  3. kery says:

    demokrasi yang mendaulatkan hak asasi manusia menurut acuan barat bakal menhancurkan negara jika dipraktikan.. bahaskan

  4. Ulfa monita says:

    Saya suka p’lajaran tentang HAM.”ya saya harap bangsa INDONESIA terbebas dari koruptor” y wlaopn komen saya ni tdk da hubungany dng ne!

  1. 13 October 2008

    […] yang telah disampaikan pada artikel sebelumnya, Instrumen Internasional Hak Asasi Manusia dibuat sebagai panduan setiap negara dalam […]

  2. 22 March 2012

    […] sumber: http://www.syaldi.web.id Recommend on Facebook Tweet about it Subscribe to the comments on this post Print for later Bookmark in Browser Tell a friend sering digunakan secara berganti dengan kovenan karena memiliki makna yang sama [↩] Tweet Tags: The International Bill Of Rights […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *