Open Source
Ditulis oleh Syaldi Sahude, pada 8 August 2009 | | Dilihat 175 kali
Setelah dikerjakan lebih dari satu tahun, akhirnya sebuah aplikasi web open source untuk pendokumentasian Pelanggaran Hak Asasi Manusia diluncurkan. Aplikasi ini diberi nama OpenEvsys merupakan pengembangan dari WinEvsys merupakan hasil kerja keras dari HURIDOCS International dan Respere. Sebelumnya, Gugus Kerja Dokumentasi dan Informasi HAM telah menguji cobanya dan memberikan beberapa masukan di dalam pengembangannya. Selanjutnya… »
Kamboja
Ditulis oleh Syaldi Sahude, pada 24 July 2009 | | Dilihat 219 kali
Seperti yang kita ketahui bersama, Phnom Penh adalah ibukota Negara Kerajaan Kamboja. Bisa dipastikan bahwa sebagai ibukota negara, beberapa fasilitas dasar seperti saran transportasi, pelayanan publik dan beberapa fasilitasnya tidak akan terlalu sulit. Nah, kali ini aku ingin menuliskan tentang pengalaman berada di ‘jalan’ Phnom Penh. Selanjutnya… »
Kamboja
Ditulis oleh Syaldi Sahude, pada 18 July 2009 | | Dilihat 211 kali
Sebenarnya, hasil jalan-jalan ke Phnom Penh ingin aku tuliskan secara kronologis akan tetapi sepertinya sangat sulit. Pertama sulit untuk mengingat kembali dan kedua sepertinya lebih nyaman menulis perbagian sehingga mempermudah pembaca untuk memahami Phnom Penh dari sudut pandangku. Selanjutnya… »
Jendela
Ditulis oleh Syaldi Sahude, pada 17 July 2009 | | Dilihat 150 kali
Bom kembali meledak di Jakarta! Aku baru terbangun dari tidur saat temanku memberikan informasi bahwa di beberapa tempat terjadi ledakan bom. Aku termenung, mudah-mudahan ini hanya mimpi yang baru saja aku alami dan segera hilang. Ternyata harapanku meleset! Peristiwa tersebut memang terjadi. Selanjutnya… »
Kamboja
Ditulis oleh Syaldi Sahude, pada 5 July 2009 | | Dilihat 156 kali
Akhirnya, waktu menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) telah tiba. Semua persiapan sudah lengkap dan tinggal angkat. Apa lacur, aku bangun kesiangan karena terlalu banyak menikmati alkohol di malam sebelumnya. Jadwal pesawat Singapore Air Lines dengan nomor penerbangan SQ 957 adalah 11.40, sementara aku baru berangkat pukul 9.30! Dalam hati aku sudah bergumam, mudah-mudahan jalan Jakarta bersahabat denganku hari ini. Untungnya, aku tidak terlambat… Jika terlambat, bisa berabe…. Selanjutnya… »
Pertanyaan hari ini
Ditulis oleh Syaldi Sahude, pada 4 July 2009 | | Dilihat 94 kali
Saat ini, aku sedang membaca buku Naomi Klein yang berjudul “Shock Doctrine”. Sebuah buku yang dapat membuat pembacanya menjadi shock dan memahami bagaimana hubungan kapitalisme dan kekuasaan!
Saat membaca sebuah bagian, aku jadi teringat pada masalah Bantuan Langsung Tunai alias BLT yang sampai saat ini menjadi masalah. Menurut JK, BLT merupakan program insentif pemerintah kepada warga miskin yang terkena dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak. Dari awal sampai akhir, orang lebih banyak memperdebatkan tentang manfaat dan tidak tepatnya bantuan tersebut. Ditambah, baru terungkap bahwa dana BLT diambil dari dana hutang luar negeri yang selalu dibantah oleh pemerintah.
Pertanyaanku sangat sederhana, ide menjalankan BLT itu dari mana? Siapakah yang menjadi penggagasnya? Tidak mungkin ide tersebut muncul begitu saja di kepala para pemimpin kita. Pasti ada yang memberikan masukan. Siapakah mereka? Apakah gerembolan pendukung neoliberal atau para penasihat keuangan dari IMF?
Komentar Anda