Posts tagged politik

Inilah (calon) Wakil Rakyat Pendukung dan Pelaku Poligami

3

Wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat adalah representasi dari masyarakat. Mereka nantinya akan menjadi wakil kita dalam membuat berbagai kebijakan. Jika kebijakan yang dibuatnya tidak berpihak pada rakyat, maka dapat dipastikan yang akan mendapatkan akibatnya lebih banyak lagi. Ini termasuk dengan persoalan poligami. (more…)

Oey Hay Djoen (1929-2008)

0

Tulisan ini dibuat oleh Hilmar Farid sehari setelah berpulangnya Oey Hay Djoen yang kerap aku panggil Om Oey. Beliau wafat pada 17 Mei 2008 di RS. St. Carolus pukul 24.00. (more…)

Tahukah anda?

2
  • Khusus untuk pilkada DKI Jakarta, anggaran pilkada dalam RAPBD DKI Jakarta tahun 2007 tercatat Rp238 miliar.
  • Dalam laporannya, tim kampanye pasangan Fauzi Bowo-Prijanto menulis, sumbangan dana kampanye yang mereka terima Rp 10.939.177.335, yang berasal dari perorangan maupun perusahaan.
  • Pada periode yang sama, tim kampanye pasangan Adang Daradjatun-Dany Anwar mendapat sumbangan lebih besar, yakni Rp 31.435.018.287.

Jika angka diatas ditotal secara kasar maka akan muncul nilai yang jauh lebih besar dari anggaran kesehatan masyarakat miskin di Jakarta sebesar 20 milliar. Ironis bukan…..?

Sandiwara yang Berjudul Pemilu

0

Satu saat, saat hari beranjak menuju malam, aku menikmati hidangan makan malam di sebuah warung kecil. Di sebelahku terdapat beberapa orang pemuda yang sedang ngobrol tentang pemilu kali. Seru sekali tampaknya, sepertinya mereka adalah simpatisan salah satu partai politik yang akan beradu di awal bulan ini. Pikirku, bulan ini pasti banyak pabrik kecap yang laku keras soalnya semua partai jual “kecap”.

Mataku terantuk pada sebuah pesawat televisi di pojok ruangan warung tersebut. Makanan yang ku pesan belum juga tiba, sementara beberapa pemuda tersebut sudah diam menikamti makanannya. Obrolan mereka terhenti saat melihat iklan salah satu partai politik. Setelah melihat iklan tersebut, mereka kembali “berisik” membicarakan betapa hebatnya idola mereka. Aku kemudian berpikir sendiri sambil menunggu makananku. Aku bertanya, apakah mereka tidak tahu siapa yang menjadi idola mereka. More >

Go to Top