Sistem Peradilan Yang Tidak Ramah

Syaldi Sahude

Hidup dengan berbagai pertanyaan, itulah aku. Pernah menjadi kuli panggul di Tn. Abang membuatku tahu kehidupan buruh. Pernah menjadi bagian eksekutif muda yang membuatku muak. Akhirnya si botak memilih menjadi seorang Ronin di dunia masyarakat sipil...!

You may also like...

2 Responses

  1. inal says:

    mmmmm susah banget ya berurusan sama hukum, btw emang hukum kan sifatnya mengikat dan memaksa, jadi? di negara lain apakah lebih baik?

  2. Inal! Sebenarnya tidak susah. Jika kita paham logikanya, tidak akan terlalu sulit. Berhubung masyarakat tidak diberikan pemahaman tentang hukum, makanya hukum menjadi momok. Ditambah lagi kelakuan aparat penegak hukum yang korup.

    Hukum dimana-mana sifatnya mengikat dan memaksa. Kalau tidak mengikat, bukan hukum namanya. Persoalannya adalah bagaimana penegakannya. Sebaik apapun peraturan dibuat, jika sistemnya sudah korup…! Sama saja!

    Jika dibandingkan dengan negara lain, sudah pasti sulit mengukurnya. Pada intinya, hukum itu untuk melindungi warga negara (lebih luas lagi manusia) dari terlanggarnya hak mereka. Jika hukum sudah melanggar, maka fungsinya perlu dipertanyakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *