Hak Asasi Manusia Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia.

FRIKOTA/GETTY IMAGES

Buku ini berisi 17 esai pelajar yang berhasil menang dalam perlombaan penulisaan esai HAM yang dilaksanakan oleh Departemen Filsafat, Fakutas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia. Gadis Arivia menjadi editor buku ini dan diterbitkan oleh Filsafat UI Press dengan 327 + vi halaman.

Tulisan tersebut membahas berbagai isu HAM dalam sudut pandang pelajar. Kegelisahan tentang perkembangan HAM di Indonesia ditulis oleh seorang pelajar asal Bima dengan sederhana. Isu mengenai keadilan dan kekerasan diangkat oleh beberapa penulis dengan menekankan tentang permasalahan yang melingkupinya. Permasalahan Ujian Akhir Nasional, sebagai salah satu masalah yang paling dekat dengan penulis diangkat dengan berbasikanpengalaman penulis sebagai pelajar. Yang menarik adalah diangkatnya perdebatan mengenai masalah hukuman mati,satu isu yang menurutku cukup jauh dari kehidupan para pelajar.

Kekurangan dari buku ini adalah pembahasan setiap isu masih jauh dari cukup. Sistematika penulisan masih berantakan sehingga pembahasannya masih sangat umum. Terlihat jelas bahwa beberapa penulis tidak memahami dengan baik satu permasalah sehingga terkesan sangat umum. Yang cukup mengangguku adalah satu tulisan tentang masalah RUU APP. Aku yakin bahwa terdapat beberapa pargraf yang merupakan hasil pemikiran orang lain yang diambil tanpa mencantumkan sumber.

Walaupun pembahasan setiap esai masih jauh dari baik, para penulis layak mendapatkan acungan jempol. Secarategas memperlihatkan sikap mereka terhadap satu permasalahan dengan sudut pandang pelajar. Semangat mereka untuk untuk menggali tentang satu permasalahn begitu besar. Berbagai sumber, baik berupa tulisan maupun buku mereka pergunakan dan lampirkan dalam hampir semua esai.

Secara umum, aku melihat ada semangat para pelajar ini untuk mengangkat berbagai permasalahan HAM yang ada dimasyarakat. Namun, keterbatasan mereka dalam penguasaan materi menjadi kendala umum. Upaya mereka mencari informasi tentang isu tersebut sepertinya sangat terbatas.

Related posts

The Take; Merebut Alat Produksi

Benny dan Mice; 100 ‘Tokoh’ yang Mewarnai Jakarta

All I Need (by RadioHead) tentang Pekerja Anak

1 comment

ARIEF N P 04/06/2008 - 16:01
BAGUS-BAGUS AKU CINTA HAK ASASI MANUSIA NYA INDONESIA
Add Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More