Panggilan untuk Sang Maut

“Malaikat maut, aku memanggilmu”
“Datanglah menghampiriku”
Aku telah siap …
Aku ada disini
Ketika aku berada dalam rahim ibuku
Aku membayangkan dunia yang indah
Tapi ternyata, dunia hampa tak seindah yang kukira
Yang ada hanya kemunafikan belaka yang ada didunia
Takdir seorang manusia telah berkata…
Kita dilahirkan…
Kita hidup…
Kita akan mati…
Sekarang…
Aku telah dilahirkan
Hidup telah kujalani…
Waktunya aku bertanya
“Sekarang Kapan aku mati”
Syaldi, 08 oktober 1999

Related posts

Namanya Pierralcy Tampi

Secuil Catatan dari Lagu Pukul Rata

Anak dan Pilihannya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Read More