Kentongan!!!
Sebuah alat komunikasi satu arah yang sampai saat ini masih digunakan. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi kepada banyak orang tentang satu hal.
Cabut HAMAS dari Daftar Organisasi Teroris!
0Pagi ini, aku mendapatkan e-mail dari seorang teman tentang dimasukkannya HAMAS sebagai salah satu organisasi teroris oleh Uni Eropa. Kabar ini cukup mengejutkan (walaupun sebenarnya sudah dapat diduga) karena sebagai kelompok perjuangan pembebasan Palestina, HAMAS bukanlah kelompok teroris. (more…)
AI: Investigate Forcible Destruction of Homes by the police in Riau
023 December 2008
Indonesian authorities should immediately investigate the forcible destruction of an estimated 300 homes in the village of Suluk Bongka on 18 December, Amnesty International said today. Local sources told Amnesty International that two children died during the confrontation and that nearly 400 villagers are still homeless and living in a nearby forest. Fifty eight people remain in police custody. (more…)
Segera Revisi UU Informasi dan Transaksi Elektronik!
1Masih ingat kasus Alvin Lie yang melaporkan Iwan Piliang dengan alasan pencemaran nama baik? Dalam kasus tersebut, Undang-undang No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (selanjutnya disebut UU ITE) digunakan sebagai salah satu dasar. Dalam kasus tersebut, Iwan Piliang dianggap menyebarkan sebuah tulisan berjudul “Hoyak Tabuik Adaro dan Soekanto” yang menghina Alvin Lie dan Partai Amanat Nasional. Selain itu, UU ITE juga telah digunakan oleh RS Omni Internasional Hospital Alam Sutera Tangerang untuk menjerat Prita Mulyasari. (more…)
Seruan Aksi “Kasus Penghilangan Paksa 1997/1998, Kasus Pelanggaran HAM yang belum selesai”
4Salam solidaritas,
Peristiwa penghilangan paksa yang dialami oleh aktivis-aktivis gerakan pro demokrasi pada tahun 1997/1998 adalah sebuah peristiwa yang menjadi moment penting dalam arus gerakan pro demokrasi di Indonesia. Kejatuhan kediktatoran rejim Soeharto pada 21 Mei 1998, diawali dengan peristiwa penculikan terhadap beberapa aktivis yang dianggap meresahkan stabilitas Negara pada waktu itu. Hal ini menjadi pemicu yang kuat timbulnya gerakan-gerakan massa yang besar agar dapat menggulingkan Soeharto dari tampuk kekuasaan. (more…)


Komentar Anda