Posts tagged HURIDOCS
Akhirnya OpenEvsys Diluncurkan…!
1Setelah dikerjakan lebih dari satu tahun, akhirnya sebuah aplikasi web open source untuk pendokumentasian Pelanggaran Hak Asasi Manusia diluncurkan. Aplikasi ini diberi nama OpenEvsys merupakan pengembangan dari WinEvsys merupakan hasil kerja keras dari HURIDOCS International dan Respere. Sebelumnya, Gugus Kerja Dokumentasi dan Informasi HAM telah menguji cobanya dan memberikan beberapa masukan di dalam pengembangannya. (more…)
Menuju Kamboja!
2Beberapa bulan yang lalu, seorang teman menawarkanku untuk sebuah proyek di Kamboja, tepatnya di Phnom Penh. Proyek ini merupakan kerja sama sebuah lembaga di Swiss dan Kamboja. Setelah beberapa lama berpikir, akhirnya aku memutuskan untuk terlibat dalamm tim kerjanya. Akhirnya diputuskan, waktunya mulai akhir Juni hingga pertengahan Juli 2009. (more…)
Gapminder: Mematahkan Mitos Dengan Statistik
0Apakah statistik dapat memberikan fakta sebenarnya? Aku adalah orang tidak senang dengan data statistik. Aku merasa bahwa data statistik cenderung mereduksi realita sebenarnya. Apalagi dengan melihat manipulasi data yang dilakukan oleh berbagai instansi pemerintah di Indonesia, kepercayaan itu semakin tipis. Kualitatif buatku lebih nyaman buatku untuk memperlihatkan realita. Persoalannya, data kuantitatif juga tetap dibutuhkan untuk menunjukkan trend atau pola dalam konteks yang lebih luas. Apalagi dengan perkembangan isu hak ekonomi, sosial dan budaya, data kuantitatif menjadi sangat penting dalam melihat berbagai indikator. (more…)
Uji Coba Openevsys!
2Seperti yang telah disampaikan dalam tulisan sebelumnya, aplikasi pendokumentasian dan pemantauan pelanggaran HAM, Winevsys saat ini telah dikembangkan menjadi Openevsys. Gugus Kerja Dokumentasi Informasi dan Dokumentasi HAM (GKID-HAM) mendapatkan kehormatan untuk membantu dua organisasi, KontraS Aceh dan YLBHI untuk menguji coba Openevsys. (more…)
[bagian III] Menikmati Jenewa
6Setelah sekian lama tulisan ini masuk dalam status draft, akhirnya bisa juga aku kuselesaikan.
Sesuai dengan agenda yang kudapatkan, setiap jam 8.30 waktu setempat kami akan memulai sesi workshop kami. Lokasinya cukup jauh dari tempatku menginap. Aku harus naik trem ke arah Palais des Nations hingga halte terakhir dan berjalan kaki sekitar 300 meter menuju ke Centre International de Conférences de Genève. Mendengarkan, berdiskusi dan bertukar informasi dengan sesama peserta menjadi kegiatan seharian. (more…)


Komentar Anda